Ubah Limbah Jadi Manfaat, KKN UMRI Kelompok 150 Ajak Ibu-ibu PKK Lambang Sari Olah Sampah Organik Jadi Pupuk Ramah Lingkungan

INHU (Tintasiber) — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 150 menggeber sosialisasi pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk ramah lingkungan. Kegiatan ini melibatkan ibu-ibu PKK Desa Lambang Sari I, II, dan III, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Minggu (23/8/2026).

​Program kerja ini digagas untuk membekali masyarakat, khususnya kaum ibu, agar memiliki keterampilan mengolah limbah rumah tangga menjadi produk bernilai guna tinggi, bukan sekadar dibuang begitu saja.

​Ketua Kelompok 150 KKN UMRI menyampaikan, sosialisasi difokuskan pada teknik pembuatan pupuk kompos serta pengolahan pupuk organik cair (POC) dari air lindi. Mahasiswa turun langsung mempraktikkan cara pengomposan menggunakan bahan-bahan organik yang mudah dijumpai di lingkungan sekitar.

​”Dari proses penguraian sampah organik itu, dihasilkan kompos. Selain itu, cairan lindi yang kerap terbuang selama proses pembusukan juga kami manfaatkan dan diolah kembali menjadi POC melalui takaran dan pengenceran yang tepat,” ujar perwakilan mahasiswa.

​Kehadiran program ini disambut antusias oleh para peserta. Melalui pelatihan sederhana ini, ibu-ibu PKK diajak aktif memilah sampah dari sumbernya di rumah tangga masing-masing. Harapannya, pengelolaan sampah tidak berhenti sebatas seremonial sosialisasi, melainkan berlanjut menjadi budaya dan kebiasaan sehari-hari di tengah masyarakat.

​Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UMRI Kelompok 150, Lita Nafratilova, S.SiT., M.Keb., memberikan apresiasi penuh atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, langkah ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu di bangku kuliah sekaligus memberikan edukasi aplikatif bagi warga Desa Lambang Sari.

​”Melalui program ini, kami ingin mengajak masyarakat melihat limbah organik dari sudut pandang yang berbeda. Sampah yang tadinya dianggap sebelah mata dan tidak berguna, kini bisa disulap menjadi kompos dan POC yang menyuburkan tanaman, sekaligus menjaga lingkungan Desa Lambang Sari tetap bersih dan asri,” pungkasnya.

Sumber : Kelompok 150 KKN UMRI Universitas Muhammadiyah Riau 2026 https://umri.ac.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP